Senin, 22 Agustus 2016

AKIBAT PENYAKIT AIN ( PANDANGAN MATA )

AKIBAT PENYAKIT ‘AIN


Dari penjelasan di atas, tidak diragukan lagi akan adanya ‘ain. Untuk mempermudah dalam mengambil faidah berikut ini merupakan akibat penyakit ‘ain berdasarkan hadits yang datang sebagaimana di atas:

  • Dapat mengakibatkan kematian.
  • Sakit yang bertingkat-tingkat kadarnya sesuai dengan kadar penyakit ‘ain yang dilemparkan, dan sering kali datang secara tiba-tiba seperti terbaring tak berdaya sebagaimana pada hadits Sahl radhiyallahu ‘anhu, wajah terdapat warna kehitam-hitaman, dan badan kurus.

Betapa ayah dan ibu akan berduka bila pandangan mata itu menimpa sang buah hati, mereka akan berusaha sekuat tenaga di atas jalan Allah dan Rasul-Nya untuk menghindarkannya, jauh sebelum ‘ain itu datang menerpa. Buah hati tercinta, semogalah selamat selamanya.

Perhatikanlah bagaimana orang mampu menghipnotis orang lain dengan sugesti dan pandangan matanya...!!

Perhatikan pula bagaimana pengaruh pandangan mata orang yang mencintai seseorang kepada kekasihnya..Subhanallah!!

Berlindunglah kepada Allah swt dari pandangan mata yang membahayakan kita!!

Kunci utama agar terjauhkan dari ‘ain adalah mendekatkan diri pada Allah dengan tawakkal pada-Nya, juga selalu rutinkan dzikir setiap harinya agar diri dan anak kita selamat dari orang yang hasad (dengki).

Hanya kepada Allah tempat berlindung sebagaimana disebutkan dalam surat Al Falaq, kita berlindung dari kejelekan orang yang hasad ketika ia hasad.

Wallahu a’lamu bish shawab

“Maknanya bahwa orang yang tertimpa bahaya karena sesuatu yang telah Allah ta’ala tetapkan ketika seseorang memandangnya, hakikatnya terjadi dengan takdir Allah ta’ala yang telah ditetapkan sebelumnya, bukan sesuatu yang baru saja diciptakan oleh orang yang memandang terhadap yang dipandang.” [Fathul Baari, 10/203]

Hadits yang mulia ini juga menunjukkan besarnya bahaya yang Allah ta’ala ciptakan dalam penyakit ‘ain, bahkan bisa membunuh, maka jangan diremehkan. An-Nawawi rahimahullah berkata,

فِي الْحَدِيثِ إِثْبَاتُ الْقَدَرِ وَصِحَّةُ أَمْرِ الْعَيْنِ وَأَنَّهَا قَوِيَّةُ الضَّرَر

“Dalam hadits ini terdapat penetapan keimanan terhadap takdir Allah ta’ala dan benarnya perkara ‘ain dan bahwasannya ia sangat berbahaya.” [Fathul Baari, 10/204]

Ibnu Hajar rahimahullah berkata,

وَأَنَّ الْإِصَابَةَ بِالْعينِ قد تقتل وقد اختلف فِي جَرَيَانِ الْقِصَاصِ بِذَلِك

“Bahwa menimpakan penyakit ‘ain bisa saja membunuh, dan telah terjadi khilaf ulama tentang penerapan hukum qishosh padanya.” [Fathul Baari, 10/205]


Hadits ibnumajah 3501

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ عَامِرٍ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ الزُّرَقِيِّ قَالَ قَالَتْ أَسْمَاءُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ بَنِي جَعْفَرٍ تُصِيبُهُمْ الْعَيْنُ فَأَسْتَرْقِي لَهُمْ قَالَ نَعَمْ فَلَوْ كَانَ شَيْءٌ سَابَقَ الْقَدَرَ سَبَقَتْهُ الْعَيْنُ

Ya. Jika ada sesuatu yg mendahului takdir, maka 'ain lah yg mendahuluinya. [HR. ibnumajah No.3501].
Hadits ibnumajah No.3501 Secara Lengkap

[[[Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyinah] dari ['Amru bin Dinar] dari ['Urwah bin 'Amir] dari ['Ubaid bin Rifa'ah Az Zuraqi] dia berkata, "Asma berkata, "Wahai Rasulullah, anak-anak Ja'far tertimpa penyakit 'ain, maka ruqyahlah mereka! " Beliau menjawab: "Ya. Jika ada sesuatu yang mendahului takdir, maka 'ain lah yang mendahuluinya."]]]


Adapun hadits Nabi, maka sebagaimana yang diriwayatkan oleh Jabir Radliyallaahu ‘anhu ia berkata : telah bersabda Rasululloh shallallaahu ‘alaihi wa sallam :

“Al-‘Ain adalah haq (benar), dapat memasukkan seseorang ke dalam kuburan dan dapat memasukkan onta ke dalam kuali (mati)” [HR. Ibnu ‘Adi 6/407 biografi no.1890 dari Mu’awiyyah bin Hisyam Al-Qashshaar, Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah 7/90, Al Khathiib 9/244, Al-Qadlaa’I 2/140 no. 1059; dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahiihul-Jaami’ no.4144].

Bagi anda yang membutuhkan terapi bekam di Bandung silahkan klik disini

Lokasi: Jl. A.H. Nasution No.67, Pakemitan, Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat 40611, Indonesia

0 komentar: