Sabtu, 30 September 2017

Tempat Bekam Di Bandung

Bekam Panggilan Bandung Raya




Untuk terapi bekam panggilan di Bandung hubungi kami melalui Telpon / SMS / WA : 085295035000
Metode Pengobatan yang kami gunakan adalah berdasarkan pada kaidah / prinsip pengobatan alami yaitu pengobatan melalui cleansing (membersihkan) dan powering (menguatkan). dari prinsip tersebut kami menggunakan metode bekam sebagai upaya cleansing dan herbal sebagai upaya powering.

Metode pengobatan bekam yang sekarang sudah mulai memasyarakat merupakan pengobatan yang disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat islam. Saking pentingnya bekam, Allah memberikan perintah bekam kepada nabi Muhammad SAW bersamaan dengan sholat. Artinya bekam mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan manusia sebagaimana pentingnya sholat.

Bekam berfungsi untuk membersihkan darah sehingga diharapkan metode ini menimbulkan efek melancarkan peredaran darah dengan menghilangkan sumbatan pada pembuluh darah kecil, mengeluarkan zat sisa endapan pada pembuluh darah yang dapat menghambat arus pembuluh darah, diantaranya kolesterol, trombus ataupun sisa metabolik dan toxid, mencegah arterosclerosis dan kekakuan pembuluh darah, merangsang pembentukan sel darah merah yang baru (efek transfusi), merangsang aktifitas sumsum tulang, meningkatkan efektifitas penyampaian zat makanan dan oksigen ke semua sel karena terbentuknya sel darah merah yang baru, mengurangi beban kerja limpa karena darah yang sudah tua tidak dimetabolisme di limpa tetapi dikeluarkan dengan bekam, merangsang immune system dengan keluarnya beberapa zat kimia tubuh seperti prostaglandin, tromboxan dan lain-lain.

Kesimpulannya, sistem pengobatan bekam mengembalikan fungsi tubuh sesuai fitrahnya yaitu menangkal berbagai serangan penyakit karena tubuh sebenarnya punya antibody, yaitu kemampuan untuk menangkal serangan penyakit secara alami. Dan untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh itu diperlukan darah yang bersih, karena jika darahnya bersih maka darah akan melaksanakan tugasnya dengan baik yaitu mengangkut oksigen dan sari-sari makanan keseluruh tubuh. Sehingga organ-organ tubuh berfungsi dengan baik akibat suply oksigan dan sari makanan tersebut.

Terapi Bekam Bandung : 085295035000

Terapi Untuk Mengobati Kesedihan dan Kepahitan Hidup

Petunjuk Nabi Mengenai Terapi Terhadap

Kepahitan Dan Kepedihan Musibah

 

Allaah SWT berfirman:

وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ الَّذِينَ إِذا أَصابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قالُوا: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ راجِعُونَ أُولئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَواتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun’. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al-Baqarah: 155-157)

Dalam Al-Musnad diriwayatkan bahwa Rasulullaah bersabda:

«مَا مِنْ أَحَدٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا، إِلَّا أَجَارَهُ اللَّهُ فِي مُصِيبَتِهِ، وَأَخْلَفَ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا»

“Setiap orang yang tertimpa musibah lalu ia mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (sesungguhnya kami adalah milik Allaah dan sesungguhnya kepada-Nyalah kami akan kembali jua), ya Allaah berikanlah kepadaku pahala atas musibah yang menimpaku ini dan berikanlah kepadaku ganti yang lebih baik darinya,” pasti ia akan mendapatkan pahala dari Allaah dengan musibah tersebut dan mendapatkan ganti yang lebih baik lagi darinya.”

Kalimat Istirja’ (ucapan innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun dan doa tersebut di atas) adalah ucapan paling ampuh untuk mengobati sakit karena musibah, amat mujarab bagi orang yang tertimpa musibah di dunia dan di akhirat. Karena kalimat itu mengandung dua pokok penting yang bila diketahui oleh seorang hamba dengan sebaik-baiknya pasti ia akan terhibur dari musibahnya.

Pokok pertama : Bahwa seorang hamba, keluarga, dan hartanya adalah benar-benar milik Allaah SWT. Semua itu diberikan kepada seorang hamba hanya sebagai pinjaman belaka. Kalau Allaah mengambilnya kembali, tak ubahnya pemberi pinjaman mengambil kembali pinjamannya dari peminjam.

Demikian pula, bahwa segala sesuatu itu diapit oleh dua kali ketidakadaan: sebelumnya pernah tidak ada dan akan kembali menjadi tidak ada. Milik seorang hamba hanya barang yang dipinjam untuk waktu yang sementara saja. Karena bukan dia yang menciptakan barangnya tersebut dari ketidakadaannya sebelum itu sehingga ia bisa mengakuinya sebagai milik pribadi yang sesungguhnya. Bukan pula dia yang menjaga barang tersebut dari kerusakan setelah keberadaannya, ia tidak bisa melestarikan keberadaan barang tersebut. Ia tidak memiliki pengaruh atau kepemilikan sesungguhnya terhadap barang itu. Ia hanya bisa mengurus barang itu sebagaimana layaknya orang yang diperintah dan dilarang, bukan sebagaimana layaknya pemilik sesungguhnya. Oleh sebab itu, ia hanya bisa mengurus barangnya itu sesuai dengan perintah dari Pemilik sesungguhnya, yaitu Allaah SWT.

Pokok kedua : Tempat kembali dan berpulangnya seorang hamba hanyalah kepada Allaah, Sang Penguasa yang Haq. Ia pasti akan meninggalkan dunia ini di belakang punggungnya, untuk kembali kepada Allaah seorang diri, seperti dahulu ia diciptakan, tanpa sanak saudara, tanpa harta dan tanpa keluarga. Namun yang dibawanya hanyalah kebajikan dan keburukan. Kalaulah demikian awal keberadaan seorang hamba dan akhir keberadaannya, bagaimana ia harus bergembira sedemikian rupa atas adanya sesuatu, atau bersedih sedemikian rupa karena kehilangan sesuatu! Sugesti seorang hamba kapanpun juga menjadi hal yang paling prinsipil untuk mengobati penyakit ini.

Di antara kiat penyembuhannya adalah dengan menyadari seyakin-yakinnya bahwa segala yang menimpanya tidak akan pernah meleset. Sementara segala yang tidak akan menimpanya tidak akan pernah mengenainya.

Allaah SWT berfirman:

مَا أَصابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَها إِنَّ ذلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ لِكَيْلا تَأْسَوْا عَلى مَا فاتَكُمْ وَلا تَفْرَحُوا بِما آتاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتالٍ فَخُورٍ

“Tidak sesuatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allaah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allaah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Al-Hadid: 22-23)

Kiat lain adalah dengan memandang musibah itu sendiri sehingga ia menyadari bahwa Rabbnya itu menyediakan sesuatu yang lebih kekal dan lebih baik dari musibah itu, namun menyimpannya untuk di akhirat nanti, bila ia bersabar dan ridha, tentunya sesuatu yang lebih agung berlipat-lipat dibandingkan dengan musibah itu sendiri. Bahkan bila Allaah menghendaki, Allaah bisa menciptakan yang lebih agung dari itu lagi.

Kiat lain, memadamkan api musibah dengan menyikapinya seperti sikap orang-orang shalih dalam menghadapi musibah. Hendaknya ia menyadari bahwa di setiap lembah ada Bani Saad (Perumpamaan yang artinya, setiap kehidupan pasti mengalami musibah). Hendaknya ia menengok ke sebelah kanan, pasti ia akan melihat musibah yang sama. Lalu menengok ke sebelah kiri, pasti akan melihat juga kesulitan yang sama. Kalau ia selidiki seluruh dunia ini, pasti ia akan melihat orang-orang yang tertimpa musibah, mungkin dengan kehilangan orang yang dicintai, atau terkena marabahaya. Karena kegembiraan dunia hanyalah mimpi di kala tidur, atau seperti bayangan yang sirna. Jika kesenangan itu membuat kita tertawa sedikit, akhirnya akan membuat kita menangis berkepanjangan. Kalau menggembirakan satu hari, akan menimbulkan kesedihan satu abad. Kalau memberi kenikmatan sejenak, akan melenyapkan kesenangan yang lama. Setiapkali mengisi suatu rumah dengan kebaikan, pasti ia akan mengisi juga rumah itu dengan cobaan. Setiap kali mengisi suatu hari dengan keceriaan, pasti suatu hari juga akan memberikan keburukan.

Ibnu Mas’ud menyatakan,”Setiap kegembiraan itu pasti menyimpan kesusahan. Setiap rumah yang dipenuhi dengan kegembiraan, pasti juga akan dipenuhi dengan kesedihan.”

Sementara Ibnu Sirin menyatakan,”Setiap kali ada tawa, pasti akan diringi dengan tangisan juga.”

Hindun binti An-Nu’man menyatakan, “Aku pernah memandang diri kami sendiri saat kami menjadi manusia yang paling mulia dan memiliki kekuasaan yang paling kuat, namun sebelum matahari tenggelam, ternyata kami menyaksikan diri kami sendiri telah berubah menjadi orang yang paling miskin. Semua itu adalah hak Allaah, karena setiap kali Allaah mengisi suatu rumah dengan kebaikan, pasti Allaah akan mengisinya juga dengan cobaan.”

Ada seseorang yang meminta kepada Hindun untuk menceritakan keadaannya itu. Ia menuturkan,”Saat itu, setiap orang di tanah Arab pasti mengharap kebaikan kami. Namun di sore harinya, setiap orang di tanah Arab ini pasti kasihan memandang kami.”

Saudara perempuannya yang bernama Hurqah binti An-Nu’man menangis pada suatu hari saat ia masih menjadi orang terhormat. Ada orang bertanya,”Apa yang menyebabkan engkau menangis? Mungkin ada orang yang menyakitimu?” Ia menjawab,”Tidak. Namun aku melihat adanya kemewahan dalam rumahku. Karena setiap kali suatu rumah dipenuhi dengan kegembiraan, pasti akan dipenuhi dengan kesedihan.”

Ishaq bin Thalhah menuturkan,”Pada suatu hari aku menemui Hurqah, lalu bertanya kepadanya,”bagaimana engkau memandang kisah hidup para raja?” Ia menjawab,”Keadaan kami hari ini tidak lebih baik daripada keadaan kami hari kemarin. Kami menjumpai dalam kitab-kitab, bahwa setiap keluarga yang menikmati kebaikan, pasti akan disusul setelah itu dengan kesusahan. Setiap kali zaman menampakkan pada suatu kaum hal yang disukai oleh mereka, maka zaman itu juga masih menyembunyikan suatu hari yang mereka benci.” Ia melanjutkan seraya berkata dalam bait syair-syairnya:

“Saat kami sedang memimpin banyak massa dan kami adalah penguasa,

ternyata kami hanyalah stir yang mengikuti arus saja.

Hus, celakalah dunia yang kenikmatannya tidak kekal selamanya,

bagaikan roda berputar membawa kita dan mengarah entah ke mana.”

Kiat lain untuk menyembuhkan penyakit ini adalah dengan menyadari bahwa sekadar rasa duka tidak akan mampu menolak, bahkan semakin menjadi-jadi. Bahkan sebenarnya kedukaan itu hanyalah proses bertambahnya penyakit.

Kiat lain untuk menyembuhkan penyakit ini adalah dengan menyadari bahwa kehilangan pahala sabar dan berserah diri adalah musibah terbesar dalam arti sesungguhnya. Pahala itu sendiri adalah shalat, rahmat, dan hidayah yang Allaah janjikan bagi orang yang bersabar dan mengucapkan istirja’.

Kiat lain adalah dengan menyadari bahwa rasa duka itu akan membuat musuh senang dan mengganggu temannya sesame muslim di samping membuat murka Allah, memancing orang kehilangan daya control, menggugurkan pahala dan melemahkan jiwa. Kalau seorang muslim bersabar dan memohon pahala, ia akan bisa menjauhkan dirinya dari setan, membuat setan putus asa, membuat ridha Rabbnya, menyenangkan temannya sendiri, menyusahkan musuhnya, menolong saudara-saudaranya dan menghibur mereka sebelum mereka menghiburnya. Itulah sikap teguh dan kesempurnaan teragung. Bukan malah menampar-nampar pipi, menyobek-nyobek pakaian, menyumpah-nyumpah dan memaki takdir.

Kiat lainnya adalah dengan menyadari bahwa kesabaran dan harapan akan pahala menimbulkan kelezatan dan kesenangan yang menyusul kemudian, jauh lebih banyak daripada yang bisa diperoleh dengan tidak datangnya musibah menghilangkan apa yang dia miliki. Cukup bagi dirinya untuk mendapatkan Baitul Hamdi (sebuah tempat di surga sebagai balasan bagi orang yang sabar) yang dibangun di Surga-Nya atas pujiannya kepada Allaah dan Istirja’ yang diucapkannya saat tertimpa musibah. Coba lihat, musibah mana yang lebih besar, musibah dunia yang sementara atau musibah hilangnya Baitul Hamdi di dalam surge yang abadi?

Dalam Sunan At-Tirmidzi disebutkan secara marfu’:

“Ada segolongan manusia di Hari Kiamat nanti yang berharap andaikan kiranya di dunia dahulu kulit mereka dikuliti saja dengan pisau pengulit di dunia ini, karena mereka melihat betapa besarnya pahala yang diterima oleh mereka yang mendapatkan musibah di dunia.”

Ada kalangan ulama As-Salaf yang menyatakan, “Kalau tidak ada musibah di dunia ini, tentu kita akan datang di Hari Kiamat nanti dalam keadaan bangkrut.”

Di antara kiat penyembuhan terhadap penyakit ini adalah dengan menentramkan hati melalui harapan memperoleh pengganti dari Allah. Karena segala sesuatu pasti ada gantinya, kecuali Allah, tidak ada yang bisa menggantikan Allaah. sebagaimana disebutkan dalam syair:

“Segala sesuatu ada penggantinya meskipun hilang dari tangan kita, namun tidak ada pengganti untuk Allah bila kita menyia-nyiakan hak-Nya.”

Kiat lain, dengan menyadari bahwa jatah yang kita terima dari datangnya musibah itu adalah sikap kita terhadapnya. Bila kita meridhainya, kita akan mendapatkan pahala ridha. Kalau kita mengutuknya, kita akan mendapatkan dosa mengutuknya. Kita hanya mendapatkan sesuatu dari sikap kita saja, tinggal pilih yang terbaik dari sikap kita itu atau yang terburuk. Kalau musibah itu menyebabkan seseorang kecewa bahkan menjerumuskannya pada kekafiran, maka ia akan tertulis dalam catatan orang-orang yang binasa. Kalau menyebabkan rasa sedih dan menyebabkan seseorang lalai menjalankan kewajiban, atau menyebabkannya terjerumus dalam perbuatan haram, ia akan tercatat dalam golongan orang-orang yang lalai. Kalau musibah itu menyebabkan seseorang kehilangan kesabaran dan selalu mengeluh, maka ia akan tercatat sebagai golongan orang-orang yang rugi. Kalau menyebabkan seseorang menentang Allah atau mencela Hikmah-Nya, berarti ia telah mengetuk pintu kezindiqan atau memasukinya. Namun kalau musibah itu menimbulkan kesabaran dan ketabahan, niscaya ia akan tercatat (dalam golongan orang-orang yang sabar. Dan apabila menyebabkan dirinya ridha, maka ia akan tercatat) dalam golongan orang-orang yang ridha. Kalau menimbulkan pujian dan rasa syukur, maka ia akan tercatat dalam kalangan orang-orang yang bersyukur. Ia akan berdiri di bawah panji Al-Hamdu bersama kalangan orang-orang yang banyak memuji. Kalau menimbulkan cinta kasih dan rasa rindu untuk berjumpa dengan Allah, ia akan tercatat dalam golongan orang-orang yang cinta kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya.

Dalam Musnad Imam Ahmad dan Sunan At-Tirmidzi diriwayatkan dari hadits Mahmud bin Labid secara marfu’:

إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

“Sesungguhnya apabila Allah mencintai suatu kaum, niscaya Allah akan memberikan cobaan kepada mereka. Barangsiapa ridha (dengan cobaan itu), maka baginya keridhaan Allah. Dan, barangsiapa tidak ridha, maka baginya kemurkaan (Allah).”

Imam Ahmad menambahkan:

وَمَنْ جَزِعَ , فَلَهُ الْجَزَعُ

“Dan barangsiapa yang merasa gundah, maka baginya kegundahan.”

Kiat lainnya adalah dengan menyadari bahwa kalaupun seseorang berduka lara hingga sampai pada puncak kedukaan, akhirnya ia terpaksa bersabar juga. Namun kesabaran semacam itu sama sekali tidak terpuji dan tidak mendapat pahala.

Sebagian ahli hikmah menyatakan: Orang yang berakal dapat berbuat pada hari pertama terjadinya musibah seperti yang diperbuat oleh orang bodoh beberapa hari kemudian. Orang yang tidak bersabar dengan kesabaran orang-orang mulia, maka ia akan bergembira seperti kegembiraan hewan ternak.” Dalam Ash-Shahih diriwayatkan secara marfu’:

الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ الْأُولَى

“Kesabaran yang sesungguhnya adalah pada saat benturan musibah pertama kali.”

Al-Asy’ats bin Qais menyatakan,”Kalau engkau bersabar dengan iman dan berharap pahala, itu akan baik bagi kita. Kalau tidak, kita hanya akan bergembira seperti layaknya hewan ternak.”

Di antara kiat penyembuhan lainnya adalah dengan menyadari bahwa obat yang paling manjur buat seseorang adalah melakukan segala yang sesuai dengan yang disukai oleh Allah dan diridhai-Nya. Ciri khas dan rahasia cinta kasih adalah melakukan hal yang sesuai dengan kehendak yang dicintai. Orang yang mengakui mencintai orang lain namun ia membenci hal yang disukai oleh orang yang dicintainya, dan ia justru menyukai hal yang dibenci oleh orang yang dicintainya, maka ia telah membuktikan sendiri bahwa cintanya itu palsu, bahkan sebenarnya ia membenci orang tersebut.”

Abu Darda menyatakan,”Apabila Allah memutuskan suatu perkara, Allah senang bila keputusannya itu diterima dengan ridha.”

Imran bin Hushain menyatakan dalam Al-‘Illah,”Yang paling kucintai adalah yang paling dicintai oleh Allah.” Demikian juga dinyatakan oleh Abu Al-Aliyyah.

Semua obat dan terapi ini hanya berguna bagi orang-orang yang mencintai Allah, tidak bisa setiap orang menggunakannya sebagai terapi dan obat.

Kiat terapi lain adalah dengan menimbang antara dua kelezatan dan dua kenikmatan, mana yang lebih besar di antara keduanya dan mana yang lebih kekal: kelezatan sesuatu yang hilang karena musibah yang dialaminya, atau kelezatan pahala Allah baginya bila bersabar. bila salah satu dari keduanya sudah diyakini lebih kuat, hendaknya ia memuji Allah atas taufiq-Nya itu. Kalau ia memilih yang lebih kecil dari segala sisi, maka sadarilah bahwa musibahnya terhadap akan, hati, dan agamanya, lebih besar daripada musibah yang dialaminya di dunia.

Kiat lain terhadap musibah adalah dengan menyadari bahwa yang memberi musibah itu kepadanya adalah Allah yang Mahabijaksana, rabb dari segala makhluk yang bijak, Ar-Rahman, Rabb dari segala makhluk yang penuh rahmat. Dan juga menyadari bahwa Allah mengirimkan musibah itu kepadanya bukan untuk membinasakannya, bukan untuk menyiksanya dan juga bukan untuk menyakitinya. Tetapi Allah memberikan cobaan itu untuk menguji kesabaran, keridhaan dan keimanannya. Agar Allah mendengar doa dan penyerahan dirinya kepada-Nya, agar ia bersimpuh di depan pintu-Nya; dengan mengharapkan rahmat-Nya, memasrahkan kehancuran hatinya di hadapan-Nya, dan menyampaikan keluh kesah kepada-Nya.

Syaikh Abdul Qadir berpesan, “Hai anakku! Sesungguhnya musibah itu tidak datang untuk membinasakanmu, namun muncul untuk menguji kesabaran dan imanmu. Hai anakku! Takdir itu ibarat binatang buas, dan binatang buas itu tidak mau memakan bangkai.”

Artinya, bahwa musibah itu ibarat peniup api pandai besi di tangan seorang hamba untuk mencairkan amalannya, yang bisa jadi akan berubah menjadi emas kuning kemerahan atau berubah menjadi benda busuk tak berguna. Seperti diucapkan dalam syair:

“Kami telah mencairkan benda yang kami kira logam mulia, ternyata peniup api itu membuktikan bahwa benda itu hanya besi busuk belaka.”

Kalau peniup api itu tidak berguna baginya di dunia ini, masih ada lagi peniup api terbesar yang menantinya di depan mata. Kalau seorang hamba mengetahui bahwa masuknya dia dalam perapian atau tungku api dunia dan tempat pencairan amal di dunia itu lebih baik, dan bahwa ia pasti akan mendapatkan satu dari dua peniup api, di dunia atau di akhirat, maka hendaknya ia menyadari kadar kenikmatan Allah dengan tungku dunia itu baginya.

Di antara terapi lain adalah dengan menyadari bahwa kalau bukan musibah dan cobaan di dunia ini, tentu seorang hamba akan terkena penyakit ujub dan takabbur, bahkan bisa menimbulkan Fir’aunisme dan kebekuan dalam hatinya. Kesemuanya itu menjadi penyebab kebinasannya cepat atau lambat. Di antara rahmat dari Allah Ar-Rahman terhadap hamba-Nya adalah dengan terus memantaunya melalui berbagai bentuk musibah sebagai ‘obat hati’-nya sehingga bisa mencegah mereka dari berbagai penyakit, memelihara kesehatan peribadatan mereka kepada Allah serta mengenyahkan berbagai unsur busuk, jelek dan mematikan dari hati mereka. Mahasuci Allah yang selalu memberikan rahmat melalui cobaan-Nya, memberi cobaan melalui kenikmatan-Nya, sebagaimana disebutkan dalam syair:

“Terkadang melalui cobaan Allah memberikan kenikmatannya, betapapun  besarnya cobaan itu.

Namun terkadang melalui kenikmatan Allah justru memberikan ujiannya terhadap kaum tertentu.”

Kalau Allah tidak mengobati para hamba-Nya melalui cobaan dan bala, niscaya mereka akan melampaui batas, berbuat semena-mena dan tidak mengenal aturan. Bila Allah menginginkan kebaikan bagi hamba-Nya, Allah akan mencurahkan obat kepada mereka berupa ujian dan cobaan sesuai dengan kondisinya, untuk mengenyahkan berbagai penyakit mematikan yang mereka idap. Bila seorang hamba sudah ditempa, dicuci dan dibersihkan dengan berbagai cobaan, berarti ia sudah layak mendapatkan kedudukan dunia yang paling terhormat, yakni sebagai seorang hamba sejati, bahkan juga mendapatkan pahala akhirat yang terbesar, yakni melihat wajah Allah dan dekat dengan-Nya.

Kiat lain untuk mengobati penyakit musibah adalah dengan menyadari bahwa kepahitan dunia itu sendiri adalah kemanisan untuk akhirat. Demikanlah Allah membolak-balikkan keduanya. Kemanisan dunia justru akan menjadi kepahitan akhirat. Beralih dari kepahitan yang terbatas menuju kemanisan yang abadi itu lebih baik daripada kebalikannya.

Kalau masih juga belum jelas, kita bisa mencermati ucapan Nabi Muhammad yang jujur lagi dapat dipercaya:

«حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ، وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ»

“Surga itu ditopang dengan hal-hal yang dibenci oleh nafsu, sementara Neraka itu ditopang dengan hal-hal yang disukai oleh syahwat.”

Untuk memahami konteks ini akal manusia memang bertingkat-tingkat, dan demi memahaminya terkuaklah hakikat seorang manusia sejati. Kebanyakan orang lebih mendahulukan kenikmatan sementara daripada kebahagiaan abadi yang tidak pernah terputus, sehingga mereka tidak mampu menahan kepahitan sejenak demi kenikmatan selamanya, menghinakan diri sebentar demi kemuliaan abadi, atau menahan cobaan sesaat demi keselamatan tak terbatas. Karena yang tampak oleh mata itulah yang ada menurut mereka, sementara yang akan datang hanyalah fatamorgana. Karena keimanan mereka sudah lemah dan syahwat sudah demikian menguasai diri mereka. Dari situlah lahir kecenderungan mendahulukan kehidupan dunia dan menolak kehidupan akhirat.

Itulah halnya pandangan terhadap realitas hanya dari berbagai manifestasi yang terlihat pada banyak perkara dari dasar hingga prinsip-prinsipnya saja. Adapun pandangan tajam yang bisa menembus segala realitas terbatas, pasti akan bisa mencapai berbagai akibat dan tujuan dari segala realitas yang ada, sehingga kesimpulannya akan berbeda.

Cobalah kita mengajak diri kita sendiri untuk mencari apa yang telah dipersiapkan oleh Allah untuk orang-orang yang taat berupa kenikmatan yang kekal serta kebahagiaan yang sejati di samping juga kejayaan yang terbesar, lalu mencari apa yang Allah persiapkan pula untuk orang-orang yang lalai dan kurang amalan berupa kehinaan dan siksa serta kekecewaan yang berkepanjangan. Setelah itu pilihlah antara dua hal tersebut yang paling sesuai dengan diri kita. “Masing-masing orang akan mengejar apa yang sesuai dengan karakter dirinya atau apa yang lebih layak buat dirinya. Maka jangan anggap remeh bentuk terapi seperti ini, karena baik tenaga medis maupun pasien sendiri amatlah perlu menjabarkan persoalan ini. Semoga Allah memberikan taufiq-Nya. (Sumber : Dari Kitab ath-Thibbun Nabawiy – Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah).

Pijat Panggilan Bandung

Pijat Syar'i Bandung 24 Jam (No plus-plus)

 

Bandung dikenal dengan julukan kota kembang, selain itu Bandung juga dikenal karena perannya sebagai ibukota provinsi Jawa Barat. Karena popularitasnya itulah Bandung banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Bagi anda yang kelelahan atau pegal-pegal ataupun masuk angin karena perjalanan luar kota, ada baiknya anda beristirahat dulu sambil di terapi pijat. Untuk Terapi Pijat Panggilan Di Bandung Silahkan Hubungi : 085295035000 (Telp. Sms dan WA).

Pijat memang sudah populer dimata masyarakat indonesia. Dulu pijat dianggap sebagai obat mujarab penghilang rasa lelah dan nyeri otot ataupun pegal-pegal. Pijat memang dikenal mampu merelaksasi tubuh sehingga tubuh kembali bugar dan terasa enteng. Namun seiring dengan perkembangan zaman, pijat pun mengalami kemajuan. Kini, terapi pijat tidak hanya bisa merelaksasi tubuh, tetapi juga bisa mengatasi berbagai gangguan kesehatan.

Untuk membuat tubuh semakin nyaman, ada baiknya terapi pijat di sinergikan dengan terapi bekam, karena terapi bekam membersihkan tubuh dari bagian dalam sedangkan pijat memberikan reaksi tubuh dari luar.

Gangguan kesehatan bisa diatasi dengan teapi pijat khususnya hal-hal yang menyangkut peredaran darah ataupun kesalahan posisi urat. Baik berupa gangguan kesehatan ringan, sedang, atau pun berat. Gangguan-ganguan tersebut diatasi dengan berbagai teknik pijat. Pijat banyak jenisnya, tiap negara atau wilayah mempunyai ciri khas tersendiri mengenai cara mereka memijat. Ada juga pijat yang diklasifikasikan  berdasarkan tekhnik, pijat berdasarkan usia, serta pijat berdasarkan titik meridian dan akupuntur yang ada di tubuh.

 

Pijat Panggilan Di Bandung 24 Jam


Bagi anda yang mengalami kecapean atau pun merasakan pegal-pegal pada tubuh, anda tidak perlu repot-repot keluar rumah karena kami melayani terapi pijat panggilan untuk wilayah Bandung Raya dan Cimahi. Hubungi : Telp./WA 085295035000

Terapi kami bersifat Syar'i dimana pasien laki-laki di terapi dengan terapis laki-laki dan pasien wanita di terapi dengan terapis wanita. Bagi anda yang ingin berbuat tidak senonoh sebaiknya urungkan saja niat anda karena kami tidak melayani perbuatan yang di larang dalam Islam.

Adapun jenis-jenis pijat yang kami miliki adalah Pijat tradisional, pijat Refleksi, pijat Yumeiho, ataupun campuran diantara semua jenis terapi pijat.

Pijat Bandung

Pijat Panggilan Bandung 24 Jam



Pijat di kota Bandung banyak macamnya ada pijat syar'i dan ada juga yang plus-plus. Kami adalah terapis pijat Syar'i dimana pasien pria diterapi oleh terapis pria dan pasien wanita diterapi oleh terapis wanita. Untuk mendapatkan terapi pijat panggilan di kota bandung, cimahi dan sekitarnya silahkan hubungi :  085295035000  melalui telpon, SMS ataupun WA.

 

Pengertian Pijat


Pijat adalah Jenis terapi pengobatan tradisional dengan cara memberikan tekanan pada tubuh menggunakan tangan, jari, sikut, kaki atau menggunakan alat, yang dilakukan secara berpindah-pindah atau menetap, terutama pada bagian tubuh yang terasa sakit atau ada keluhan. Pijat bisa juga menggunakan alat mekanis untuk mempermudah memberikan tekanan pada bagian tubuh tertentu, terutama pada jenis pijat reflexi atau shiatshu.

Pijat bisa dilakukan dengan memakai pelumas ataupun tanpa pelumas. Fungsi pelumas pada terapi pijat berguna untuk melicinkan permukaan kulit sehingga tidak menimbulkan rasa sakit atau iritasi.

 

Macam-macam Terapi Pijat


Kini dengan berbagai metode dan alat bantu yang digunakan, jenis pijat yang dikenal sudah beraneka ragam, mulai dari pijat lembut sampai pijat keras yang mungkin tidak disukai. Jenis terapi pijat saat ini bisa mencapai 80 jenis, namun yang akan dijelaskan dibawah ini hanya beberapa jenis pijat saja yang paling populer.

Metode dan alat yang digunakan pun bervariasi, ada yang menggunakan telapak tangan, kaki, tusukan jari, siku, ataupun kayu. Tekanan pijat pun bervariasi ada yang ringan, sedang dan keras. Terapi pijat tidak hanya dikenal di Indonesia, namun dikenal juga di berbagai negara. Meskipun bermanfaat sama, teknik pijat di berbagai negara berbeda-beda.

 

Pijat Tradisional


Pijat tradisional atau biasa disebut urut merupakan teknik pijat yang paling dikenal di Indonesia. Pijat tradisional terutama di daerah pedesaan sangat dipercaya bisa menyembuhkan penyakit.

Dalam pijat tradisional, pemijat akan menekan tubuh pasien menggunakan telapak tangan atau jari. Tekhnik lain yang biasa dilakukan adalah tehnik kerok dengan koin atau sendok. Bahan pelengkap yang sering digunakan untuk urut ataupun kerok ini adalah minyak kelapa. Pijat tradisional dipercaya dapat merelaksasi tubuh dan menyembuhkan masuk angin.

 

Pijat Yumeiho


Yumeiho adalah jenis terapi pijat yang berasal dari jepang, diciptakan oleh Masayuki Saionji, pijat ini bertujuan membetulkan struktur tulang yang mengalami dislokasi atau penguncian pada bagian persendian atau otot yang kaku, sehingga setelah mengalami terapi yumeiho ini struktur tulang menjadi harmonis dan berada pada posisi yang benar. Ketika Struktur tulang berada pada posisi yang seharusnya maka peredaran darah pun menjadi lancar sehingga tubuh akan mengaktifkan sistem kesembuhan alaminya.

 

Pijat Reflexi


Refleksi adalah jenis pijat yang menggunakan tekanan ujung jari atau tongkat kecil pada titik-titik refleksi yang berada pada telapak kaki pada umumnya dan bagian tubuh lainnya.

Sulit sekali menemukan darimana pijat ini berasal, ada yang mengatakan dari mesir ada juga yang mengatakan dari tiongkok. Refleksi memang sudah ada sejak zaman dahulu kala sehingga sulit untuk menemukan siapa yang pertama kali menemukannya.  

 

10 Manfaat Terapi Pijat Bagi Kesehatan


Ada beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan dari terapi pijat ini, baik manfaat langsung maupun manfaat tidak langsung. Diantaranya adalah  :
  1. Melancarkan peredaran darah
  2. Memberikan efek rilex pada tubuh
  3. Memperbaiki struktur tulang dan otot
  4. Meringankan otot yang kaku
  5. Membetulkan sendi-sendi yang terkunci
  6. Mengurangi rasa capek
  7. Menghilangkan lemah, letih dan lesu
  8. Menghilangkan pegal-pegal dan nyeri otot
  9. Menjadikan tubuh terasa bugar
  10. Mengaktifkan system alami tubuh dalam menangkal penyakit
 Jika anda berada diwilayah Bandung, Cimahi dan sekitarnya, anda tidak perlu repot-repot untuk mendapatkan terapi pijat ini karena kami melayani pijat panggilan untuk daerah bandung raya dan sekitarnya.

Silahkan hubungi nomor kontak kami di  085295035000 , Bisa telpon, SMS ataupun WA. Terima Kasih........

Ruqyah Sumedang

Ruqyah Syar'iyyah Sumedang



Ruqyah Menurut bahasa artinya bacaan, do'a, mantera atau jampi-jampi. Sedangkan menurut istilah ruqyah adalah sebuah metode penyembuhan dengan menggunakan bacaan Al-Qur'an atau doa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang terkadang disertai dengan tiupan, usapan atau tepukan. Metode Pengobatan Ruqyah bisa digunakan untuk mengobati sihir, kesurupan, gangguan jin, pelet, santet, pelucutan ilmu hitam, terkena sengatan binatang berbisa ataupun untuk mengobati penyakit medis.

Kehidupan manusia terkadang tidak berjalan mulus seperti apa yang diharapkan. Hidup kadang penuh dengan ujian atau cobaan, Ada yang diuji dengan penyakit, ekonomi, tekanan batin, susah jodoh ataupun musibah lainnya.

Untuk mengatasi masalah penyakit, Islam sudah memberikan solusi kepada kita untuk mengobatinya. Metode pengobatan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW yaitu bekam, ruqyah, al-fasdhu, gurah dan herbal. Untuk mengobati penyakit non medis bisa dilakukan dengan ruqyah sedangkan untuk mengobati penyakit medis dengan bekam, Al-Fasdhu, gurah, dan herbal. 

Perkembangan thibunnabawi di Sumedang memang tidak segencar di kota Bandung atau jabodetabek, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya : 
  • Sumber daya manusia di Sumedang tentang thibunnabawi masih bersifat sambilan, artinya masih belum banyak yang fokus dalam menggeluti thibunnabawi.
  • Daya beli masyarakat di kota sumedang masih tergolong rendah, mengingat Sumedang hanya sebuah kota kecil yang belum tersentuh oleh industri.

Bagi anda yang membutuhkan terapi Ruqyah di wilayah Sumedang dan sekitarnya silahkan hubungi Telp./WA : 085295035000. Kami melayani Ruqyah panggilan untuk wilayah Sumedang dan sekitarnya.

Bekam Sumedang

Tempat Bekam Di Sumedang



Sumedang dikenal dengan julukan kota tahu, wilayahnya banyak ditemui pegunungan dan perbukitan yang membuat suasana di kota Sumedang semakin asri. Terapi bekam mungkin belum begitu dikenal oleh sebagian masyarakat Sumedang, namun seiring dengan berjalannya waktu, perlahan-lahan bekam mulai dikenal oleh sebagian masyarakat Sumedang dan mulai populer semenjak tahun 2009. 

Bagi anda yang ingin mencoba terapi bekam atau membutuhkan terapi bekam di wilayah Sumedang dan sekitarnya silahkan hubungi nomor kontak kami, Telp./WA : 085295035000. Alamat tempat terapi bekam berada di dusun lembur gedong RT 01 RW 06 No. 67 Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang (masuk gang di depan warung es kelapa). Kami juga melayani bekam panggilan untuk wilayah sumedang dan sekitarnya.

 

Alamat Tempat Terapi Bekam Di Sumedang

 

Pengertian Bekam


Bekam adalah proses pengeluaran darah kotor dengan cara sayatan pisau atau tusukan jarum dengan kedalaman sekitar 0,1 mm pada permukaan kulit. Bekam memiliki nama lain yang bermacam-macam diantaranya :
  • Bekam tanduk, yaitu bekam yang menggunakan tanduk penampung darahnya sedangkan untuk pelukaanya bisa menggunakan jarum ataupun pisau sayat. Tehnik penyedotannya dengan cara memanaskan tanduk menggunakan api.
  • Bekam sinergi, yaitu metode bekam yang menggabungkan metode pengobatan bekam dengan metode pengobatan Barat
  • Bekam modern, yaitu bekam yang menggunakan gelas plastik untuk menampung darahnya dan menggunakan pompa untuk alat sedotnya
  • Bekam steril, pada dasarnya sama dengan bekam modern baik cara maupun alat yang digunakannya
  • Bekam darah, pada dasarnya sama dengan bekam modern baik cara maupun alat yang digunakannya
  • Bekam Basah, pada dasarnya sama dengan bekam modern baik cara maupun alat yang digunakannya
Dari semua jenis bekam diatas pada hakekatnya memiliki fungsi dan manfaat yang sama, hanya penggunaan nama, alat dan tehnik saja yang seolah-olah membuatnya berbeda.

 

Fungsi Bekam


Fungsi bekam adalah mengeluarkan sel darah yang sudah mati serta mengeluarkan toksin yang mengendap di tubuh. Toksin (dari bahasa Yunani Kuno: τοξικόν) adalah sebuah zat beracun yang diproduksi di dalam sel atau organisme hidup, kecuali zat buatan manusia yang diciptakan melalui proses artifisial. Kata ini pertama dipakai oleh kimiawan organik Ludwig Brieger (1849–1919). Toksin atau zat beracun tersebut bisa berasal obat kimia, makanan yang mengandung zat pengawet atau zat pewarna, makanan yang berasal dari hasil pertanian yang menggunakan pupuk kimia, asap rokok dan lain-lain.

Tempat terapi bekam di Sumedang belum begitu banyak, namun bagi anda yang berlokasi di daerah Sumedang Kota, anda bisa menghubungi Kang Abu Haura dengan nomor kontak 085295035000. Dan Jika anda berlokasi di daerah Cimalaka anda bisa menghubungi toko Wendis di dusun lembur gedong Cimalaka.

 

Manfaat Terapi Bekam


Adapun manfaat bekam bagi kesehatan diantaranya adalah :
  • Menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti, migrain, masuk angin, kolesterol, jantung, stroke, diabetes, apilepsi, asam urat dan sebagainya.
  • Melemaskan otot yang kaku
  • Melancarkan peredaran darah
  • Membantu pembentukan sel darah merah
  • Menyembuhkan gangguan Jin atau sihir
  • Mengurangi rasa capek
  • Mengobati pegal-pegal
  • Mengoabti darah rendah
  • Mengobati darah tinggi
  • dan lain-lain
Bekam adalah metode pengobatan nabi, selain memiliki manfaat bagi kesehatan, bekam juga merupakan sunah Rasul, karena perintah bekam itu tertuang dalam sebuah hadits, yang bunyinya :

  1. Dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata, rasulullah bersabda: "Waktu yang paling baik bagi kalian untuk melakukan hijamah ialah pada tanggal 17, 19, dan 21 (dari bulan Qomariyah)." (Shahih Sunan At-Tirmidzi) 
  2. "Sesungguhnya cara pengobatan paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam)". (Muttafaq ‘alaihi, Shahih Bukhari no. 2280 & Shahih Muslim no. 2214)
  3. Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya pada bekam itu terkandung kesembuhan.” (Kitab Mukhtashar Muslim no. 1480, Shahihul Jaami' no. 2128 & Silsilah al-Hadiits ash-Shahiihah no. 864, karya Imam al-Albani)
  4. "Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah al hijamah". (HR. Ahmad, shahih) 
  5. Dari Ashim bin Umar bin Qatadah, dia memberitahukan bahwa Jabir bin Abdullah pernah menjenguk al-Muqni’, dia bercerita: “Saya tidak sembuh sehingga saya berbekam, karena sesungguhnya saya pernah mendengar rasulullah bersabda: ‘Sesungguhnya di dalamnya terkandung kesembuhan’.” (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Ya’la, al-Hakim, al-Baihaqi)
  6. Penyembuhan terdapat dalam tiga hal, yakni meminum madu, sayatan alat bekam, dan sundutan dengan api, dan saya melarang umatku berobat dengan  sundutan api." (HR. Bukhori)
  7. Kesembuhan bisa diperoleh dengan 3 cara yaitu: sayatan pisau bekam, tegukan madu, sundutan api. Namun saya tidak menyukai berobat dengan sundutan api." (HR. Muslim)
  8. Dari Uqbah bin Amir, Rasulullah bersabda: “Ada 3 hal yang jika pada sesuatu ada kesembuhan, maka kesembuhan itu ada pada sayatan alat bekam atau minum madu atau membakar bagian yang sakit, dan saya membenci pembakaran (sundutan api) dan tidak juga menyukainya.” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya)
  9. "Jika pada sesuatu yang kalian pergunakan untuk berobat itu terdapat kebaikan, maka hal itu adalah berbekam." (Shahih Sunan Ibnu Majah, karya Syaikh Al-Albani (II/259), Shahih Sunan Abu Dawud, karya Syaikh Al-Albani (II/731))
  10. Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda: “Jika ada suatu kesembuhan pada obat-obat kalian maka hal itu ada pada sayatan alat bekam.” Dia bersabda: “Atau tegukkan madu.” (Kitab Kasyful Astaar‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami, III/388) 
  11. Dari Ibnu Abbas, nabi bersabda: "Orang yang paling baik adalah seorang tukang bekam (Al Hajjam) karena ia mengeluarkan darah kotor, meringankan otot kaku dan mempertajam pandangan mata orang yang dibekamnya." (HR. Tirmidzi, hasan gharib)
  12. Dari Jabir al-Muqni, dia bercerita: “Saya tidak akan merasa sehat sehingga berbekam, karena sesungguhnya saya pernah mendengar rasulullah bersabda: "Sesungguhnya pada bekam itu terdapat kesembuhan’.” (Shahih Ibnu Hibban (III/440))
  13. Dari Anas bin Malik, rasulullah bersabda: “Kalian harus berbekam dan menggunakan al-qusthul bahri." (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan an-Nasai dalam kitab as-Sunan al-Kubra no. 7581)
  14. Dari Anas bin Malik, dia bercerita: “Rasulullah bersabda: ‘Jika terjadi panas memuncak, maka netralkanlah dengan bekam sehingga tidak terjadi hipertensi pada salah seorang di antara kalian yang akan membunuhnya’.” (Diriwayatkan oleh al-Hakim dalam kitab al-Mustadrak, dari Anas secara marfu’, dia menshahihkannya yang diakui pula oleh adz-Dzahabi (IV/212)) 
  15. Pada malam saya diisra'kan, saya tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka berkata: “Wahai Muhammad suruhlah umatmu melakukan bekam.” (HR Sunan Abu Daud, Ibnu Majah, Shahih Jami'us Shaghir 2/731)
  16. Dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata: “Rasulullah pernah menyampaikan sebuah hadits tentang malam dimana dia diperjalankan bahwa dia tidak melewati sejumlah malaikat melainkan mereka semua menyuruh dia dengan mengatakan: ‘Perintahkanlah umatmu untuk berbekam’.” (Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani (II/20), hasan gharib) 
  17. Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah bersabda: “Tidaklah saya berjalan melewati segolongan malaikat pada malam saya diisra’kan, melainkan mereka semua mengatakan kepada saya: ‘Wahai Muhammad, engkau harus berbekam’.” (Shahih Sunan Ibnu Majah, Syaikh al-Albani (II/259))
  18. Dari Ibnu Umar, dia berkata, dia berkata, rasulullah bersabda: "Hijamah sebelum makan pagi adalah paling ideal. Hijamah itu dapat menambah kecerdasan akal, menambah kekuatan hafalan orang-orang yang menghafal, siapa yang hendak melakukan pengobatan dengan hjamah, hendaklah dia melakukannya pada hari Kamis, atas nama Allah. Hindarilah hijamah pada hari Jum’at, hari Sabtu dan hari Ahad. Lakukanlah hijamah pada hari Senin dan Selasa. Hindari hijamah pada hari Rabu, karena itu merupakan hari ketika Ayyub di timpa bala’. Penyakit lepra dan kusta tidak muncul melainkan pada hari Rabu atau malam Rabu." (Shahih Sunan Ibnu Majah, Al-Albany, 2/261)
  19. Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda: “Tidaklah saya melewati satu dari langit-langit yang ada melainkan para malaikat mengatakan: ‘Hai Muhammad, perintahkan ummatmu untuk berbekam, karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan untuk berobat adalah bekam, al-kist, dan syuniz (semacam tumbuh-tumbuhan)’.” (Kitab Kasyful Astaar ‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami, III/388) 
Dari Hadits-hadits diatas dapat kita ketahui bahwa bekam merupakan metode pengobatan umat Islam yang paling utama, perintah bekam berbarengan dengan perintah shalat yaitu ketika nabi melakukan Isra Mi'raj. Oleh karena itu kita sebagai umat islam hendaknya menggunakan metode pengobatan warisan nabi ini sebagai pengobatan yang utama bukan pengobatan alternatif. Metode pengobatan nabi tidak mungkin salah karena nabi dibimbing oleh wahyu. Wallahu 'alam......

Gurah Bandung

Gurah Panggilan Bandung 24 Jam


Jika Anda mencari tempat terapi gurah di Bandung silahkan hubungi Nomor kontak kami di : 085295035000 (Telp./SMS/WA). Kami melayani berbagai terapi panggilan untuk wilayah Bandung raya dan sekitarnya, diantaranya : Terapi Bekam, Terapi Pijat, Terapi Gurah, Terapi Ruqyah dan sebagainya.

 

Pengobatan Dengan Gurah / Cekokan


Gurah adalah sejenis obat yang diteteskan ke dalam hidung. Terkadang berasal dari satu jenis dan terkadang merupakan ramuan. Biasanya ditumbuh, diayak diadon, dan dikeringkan terlebih dahulu baru kemudian digunakan bila diperlukan. Caranya adalah dengan dicekokkan ke dalam hidung seseorang sambil berbaring terlentang. Bagian bahunya diganjal agak tinggi agar kepalanya tertunduk sehingga obat gurah itu bisa langsung masuk ke otak. Setelah beberapa detik, pasien disuruh tengkurap lalu penyakitnya akan dikeluarkan melalui bersin atau semburan hidung.

Nabi memuji cara pengobatan dengan metode gurah ini sebagaimana disebutkan oleh Abu Daud dalam Sunan-nya bahwa Nabi Muhammad SAW juga pernah berobat dengan gurah. Diriwayatkan dengan shahih bahwa Rasulullah SAW bersabda : Cara Pengobatan terbaik bagi kalian adalah bekam dan qust laut. Janganlah kalian membiarkan anak-anak kalian dengan membiarkan mereka terkena penyakit udzrah.

Qust laut ada dua macam : Qust India dan Qust Cina. Jenis ini merupakan obat kuno yang senantiasa dipergunakan di India hingga saat ini untuk mengobati  pusing, flu dan sebagian penyakit asma dengan cara di gurah. Dalam As-Sunan dan Al-Musnad diriwayatkan dari hadits jabir bin Abdillah diriwayatkan bahwa ia menceritakan : Rasulullah SAW pernah menemui Aisyah R.A yang kala itu menemani seorang bayi yang hidungnya mengeluarkan darah. Rasulullah bertanya, “Ada apa ini?” Aisyah menjawab, “Ia terkena penyakit Udzrah atau sakit di kepala”. “Celaka kalian. Jangan kalian bunuh anak-anak kalian, wanita manapun yang anaknya terkena penyakit Udzrah atau sakit di kepalanya hendaklah mencari  qust India, dicampur dengan air lalu digunakan sebagai gurah.” Maka Aisyah memerintahkan agar dicarikan bahan tersebut dan digunakan untuk mencekok bayi  itu. Bayi itu pun sembuh”. ( dikeluarkan oleh Ahmad, Hakim, Abu Ya’la dan Al-Bazzar). Rawi-rawinya shahih.

Jika hadits ini digabung dengan hadits Anas sebelumnya yaitu hadits Ummu Muhsan yang dikeluarkan oleh Al-Bukhariy, Muslim, Abu Daud, An-Nasa’I, Ahmad dan Ibnu Hibban, maka akan diperoleh ketegasan bahwa pengobatan penyakit ini adalah dengan qust India). 

Abu Ubaid menuturkan riwayat dari Abu Ubaidah bahwa beliau menjelaskan, “Udzrah adalah sejenis penyakit yang menyerang tenggorokan akibat darah yang bergejolak. Kalau sudah diobati, disebut udzirah bihi, yang berarti dijauhi atau dihindari. Ada juga yang berpendapat bahwa udzrah adalah sejenis penyakit koreng yang menyerang bagian telingan dan leher. Kebanyakan menyerang anak-anak kecil.

Adapun khasiat dari metode gurah dengan menggunakan qusth yang dihaluskan adalah memberikan sifat kering yang berguna mengikat anak lidah dan memposisikannya secara tepat, karena materi dari penyakit udzrah adalah darah yang didominasi oleh dahak, dan biasanya menyerang anak-anak kecil. Bisa jadi makanan ini hanya berkhasiat untuk penyakit ini saja, namun terkadang juga berguna mengobati berbagai jenis penyakit panas. Obat yang bersifat panas itu sendiri pada dasarnya adalah unsur api, namun sifat implementasinya bisa berbeda. Penulis Al-Qanun menegaskan bahwa cara pengobatan radang tenggorokan dan sejenisnya adalah dengan menyantap qust laut dicampur dengan rempah syabb dari Yaman dan biji kwarsa (dari Marf, Persia).

Qust Laut sendiri adalah kayu India yang berwarna putih, rasanya manis dan memiliki banyak khasiat. Pada awalnya  mereka biasa mengobati penyakit radang tenggorokan dengan menggunakan sejenis obat telan atau sirup, yakni dengan cara disuapkan kepada anak-anak mereka. Maka Rasulullah SAW melarangnya dan menganjurkan mereka menggunakan bahan yang lebih berkhasiat untuk anak-anak mereka serta lebih mudah dicerna. (Sumber : Buku Thibbunnabawi Karangan Ibnu Qayyim Al-jauziyyah).

 

Sejarah Pengobatan Gurah Di Bandung


Pengobatan gurah mungkin masih asing di wilayah Bandung, bahkan masih asing untuk kebanyakan orang pada umumnya. Namun dibeberapa kalangan, gurah sangat familiar untuk pengobatan berbagai jenis penyakit. Tempat gurah di Bandung bisa anda temukan di berbagai tempat, namun tempatnya masih sederhana dan belum populer. Di kalangan pesantren atau para qari’ gurah digunakan sebagai cara untuk menyaringkan suara, biasanya dilakukan di pesantren tahfidz quran untuk menyaringkan suara dan memanjangkan nafas ketika membaca Al-Quran. Begitu juga dikalangan para penyanyi atau sinden, metode gurah dilakukan sebagai cara untuk menghaluskan suara dan memanjangkan nafas. Bagi mereka yang bergelut dalam olah tarik suara, gurah sudah menjadi rutinitas untuk menjaga kualitas suara mereka.

Metode pengobatan gurah di Indonesia konon berasal dari Yogyakarta bahkan daerah bantul dikenal sebagai desa gurah. Namun Tidak banyak orang yang tahu bahwa pengobatan gurah merupakan sunnah rosul yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW seperti yang disebutkan dalam hadits diatas. Masihkah anda percaya dengan pengobatan sunnah? Penulis sendiri sangat yakin dan percaya dengan metode pengobatan nabi, karena perkataan dan perbuatan nabi bukan berdasarkan atas hawa nafsu atau egonya sendiri melainkan Wahyu dari Ilahi, sebagai mana disebutkan dalam Al-Qur'an :  

مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى (٢) وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (٣) إِنْ هُوَ إِلا وَحْيٌ يُوحَى (٤

  1. “kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru
  2. dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya.
  3. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)”. (Qur’an  53:2-4)
Kami melayani gurah panggilan untuk wilayah Bandung dan sekitarnya, hubungi : 085295035000, Kami juga melayani gurah panggilan untuk wilayah Cimahi dan sekitarnya.

Manfaat Gurah Hidung Bagi Kesehatan


Adapun manfaat gurah adalah :
  • Membersihkan lambung saluran pencernaan
  • Mengobati alat pencernaan yang terkena radang
  • Mengobati radang tenggorokan
  • Menstabilkan asam lambung
  • Menyehatkan dinding lambung
  • Meningkatkan kinerja enzim pencernaan
  • Melancarkan pernafasan
  • Mengobati penyakit asma atau sesak nafas
  • Mengeluarkan lendir yang didalamnya terdapat partikel partikel racun yang mengendap pada selaput paru paru
  • Mengobati nyeri dada
  • Mengeluarkan racun Yang disebabkan dari alkohol, obat obatan, alkohol , nikotin dan lain lain,
  • Mengeluarkan racun dari makanan yang berlemak tinggi, makanan yang mengandung purin dan logam tinggi
  • Mengeluarkan  bakteri dan virus melalui bersin atau lendir
  • Mencegah kerusakan ginjal
  • Meningkatakan kinerja ginjal dalam mengeluarkan racun
  • Menyembuhkan peradangan yang ada pada ginjal
  • Mencegah pembentukan batu ginjal
  • Mengeluarkan kotoran akibat polusi udara
  • Melancarkan air seni
  • Mencegah serangan stroke
  • Menghaluskan dan menyaringkan suara
  • Menjadikan nafas lebih panjang
  • Mencegah penumoukan kolesterol dalam tubuh
  • Melancarkan peredaran darah
  • Mengobati radang tenggorokan
  • Menghancurkan lemak dalam tubuh
  • Menyehatkan kandung kemih
  • Mengobati sinusitis
  • Mengembalikan suara yang serak menjadi lebih jernih
  • Memperkuat saraf disekitar saluran tenggorokan
  • Mengobati gangguan amandel
  • Menghilangkan penyakit brochitis dan batuk batuk
  • Mengeluarkan dahak atau lendir yang susah keluar di tenggorokan atau didalam hidung
  • Menyembuhkan penyakit migrain, vertigo dan ketegangan otit kepala
  • Dapaat menenangkan pikiran
  • Menghilangkan depresi
  • Meningkatan kecerdasan
Kami melayani gurah panggilan untuk wilayah Cimahi dan sekitarnya, Kami juga melayani gurah panggilan untuk wilayah bandung dan sekitarnya, hubungi 085295035000.

Waktu Terbaik Untuk Gurah


Waktu yang paling baik untuk melakukan gurah adalah disaat tidak terlalu lapar atau tidak terlalu kenyang. Satu jam sebelum melakukan gurah, perut harus sudah berhenti mengkonsumsi makanan, sampai tiba dilaksanakannya proses gurah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya muntah akibat perut kekenyangan.

 

Jenis-jenis Gurah

  • Gurah Hidung, yaitu gurah yang dilakukan dengan cara meneteskan ramuan atau obat kedalam hidung. Fungsinya yaitu untuk mengeluarkan kotoran lewat hidung
  • Gurah Mata, yaitu gurah yang dilakukan dengan cara meneteskan ramuan atau obat kedalam mata. Fungsinya yaitu untuk mengeluarkan kotoran lewat mata.
  • Gurah Mulut, cara dan fungsinya sama dengan gurah hidung.

 

Alasan Orang Melakukan Gurah


Mengapa orang memilih  metode pengobatan gurah  ? ini alasannya :
  •  Metode pengobatannya bisa disaksikan langsung sebagai bukti nyata
  • Solusi pengobatan yang berbahaya, contohnya jika di rumah sakit untuk mengeluarkan cairan dari paru-paru yang terendam air atau lendir dilakukan dengan cara dilobangi paru-parunya, namun dengan metode gurah cukup diberi ramuan saja untuk mengeluarkan dahak atau lendirnya
  • Pengobatan dengan metode gurah menggunakan biaya yang tidak terlalu mahal (harga terjangkau)
  • Ramuan yang digunakan untuk gurah tidak memakai bahan dasar yang mengandung kimia tetapi hanya menggunakan bahan herbal alami sebagai racikan andalan, sehingga relatif tidak menimbulkan efek samping
Informasi lebih lanjut  silahkan hubungi 085295035000 (Telp./SMS/WA)

Rabu, 06 September 2017

Bekam Panggilan Bandung Cimahi

Bekam Panggilan Bandung Raya Dan Cimahi 24 Jam


 

Terapi Bekam Kini Semakin Mudah Karena Bisa Dilakukan Di Rumah Anda, Kami Menerima Bekam Panggilan Untuk Wilayah Bandung Raya Dan Sekitarnya, Hubungi : 085295035000 (Telp./SMS/WA).

Terapi bekam kini sudah mulai memasyarakat di Indonesia pada khususnya dan di dunia pada umumnya. Pengobatan warisan Rasulullah SAW ini nyaris terlupakan dan hampir tenggelam pada tahun sebelum 2000, namun setelah tahun 2000an pengobatan bekam ini kembali bangkit dan menjadi pengobatan utama untuk sebagian orang.

Masyarakat lebih memilih pengobatan bekam karena pengobatan bekam bersifat alami, yaitu dengan cara mengaktifkan sistem pertahanan dan kekebalan tubuh. Karena sebenarnya tubuh mempunyai anti body untuk menangkal serangan penyakit. Pengobatan dengan cara kimia cenderung menimbulkan efeksamping yang berbahaya dibandingkan dengan pengobatan bekam, oleh karena itu sebagian orang kini banyak memilih metode pengobatan bekam yang dinilai aman dan tidak menimbulkan efek samping.

Klinik bekam kini menjamur dimana-mana dari mulai kota besar sampai kota kecil. Hal ini mungkin sebagai tanda awal kebangkitan Islam, karena menurut sebuah hadits di akhir zaman nanti Islam akan kembali bangkit dan menggenggam dunia.

Di Bandung ada banyak tempat terapi bekam dari mulai yang sederhana sampai modern. Jika anda ingin mencoba terapi bekam, anda bisa mengunjungi klinik bekam yang tersebar di seluruh kota Bandung. Namun jika anda punya waktu sedikit atau malas keluar rumah, kami melayani terapi bekam panggilan untuk wilayah Bandung Raya dan Cimahi. Selain bekam kami juga melayani berbagai terapi lainnya diantaranya terapi pijat, terapi gurah dan terapi ruqyah, semuanya jenis terapi ini bisa di panggil ke rumah anda.

Adapun jenis penyakit yang boleh dibekam antara lain : struk, darah tinggi, kolesterol, asam urat, migrain, diabetes, kencing batu, ginjal, dan hampir semua jenis penyakit boleh dibekam. Pantrangan setelah dibekam adalah tidak boleh mandi, kecuali jika sudah lebih dari tiga jam setelah pembekaman baru boleh dibekam.

Selain Bekam Panggilan Bandung Dan Cimahi Kami Juga Menerima Berbagai Terapi Lainnya, Diantaranya : Gurah Panggilan Bandung, Pijat Panggilan Bandung Dan Ruqyah Panggilan Bandung. Telp./SMS/WA : 085295035000

 

Jenis - jenis Bekam 

Bekam bisa dibagi menjadi beberapa macam berdasarkan alat ataupun tekhniknya, diantaranya yaitu :
  • Bekam sayat, yaitu bekam yang menggunakan pisau sebagai alat pelukaannya
  • bekam jarum, yaitu bekam yang menggunakan jarum sebagai alat pelukaannya
  • Bekam tanduk, yaitu bekam yang menggunakan tandung untuk cuping penyedotnya
  • Bekam Basah, yaitau bekam yang disertai dengan pelukaan.
  • Bekam kering, yaitu bekam yang tidak desertai dengan pelukaan

 

Kegunaan Bekam / Hijamah Bagi Kesehatan

  1. Untuk mengobati masuk angin
  2. Untuk meringankan otot yang kaku
  3. Mengeluarkan darah kotor
  4. Mengatasi penyumbatan darah
  5. Melancarkan peredaran darah
  6. Pembentukan sel darah merah
  7. Menghilangkan pegal-pegal
  8. Menyembuhkan berbagai macam penyakit, diantaranya, alergi, amandel, wasir, anemia, asam urat, asma, batuk, batu kandung kemih, bronchitis, darah rendah, demam berdarah, Diabetes melitus, diare, epilepsi, dan lain-lain

Cara Melakukan Terapi Bekam

  • Pasien tidak dalam keadaan kenyang, artinya tidak terlalu kenyang dan tidak terlalu lapar
  • Posisi pasien bisa duduk atau tengkurap
  • Terapis mengoleskan minyak zaitun sebagai pelumas
  • Terapis memijat bagian punggung atau titik bekam lainnya untuk merangsang keluarnya darah
  • Terapis berdoa agar pasien segera mendapat kesembuhan, dengan doa sebagai berikut :

 اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِأَذهِبِ البَأسَ اشفِ…..!!!! أَنتَ الشَّافِيء لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاوءُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

 

Teks latin:


Allahumma rabban naas Adzhibil ba’sa Isyfi…!! Antasy syaafi’ Laa syifaa’a illaa syifaa-uk syifaa-an laa yughaadiru saqaman

 

Arti:

Wahai Allah Tuhan manusia Hilangkanlah rasa sakit ini Sembuhkanlah…..!!!!! Engkaulah Yang Maha Penyembuh Tidak ada kesembuhan yang sejati kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu Yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit dan penyakit lain

امِينَ يَا رَبَّ العَالَمِينَ
  • Terapis menyedot titik -titik bekam untuk merangsang keluarnya darah, tunggu 5-10 menit
  • Setelah kurang lebih lima menit, terapis melakukan pelukaan pada titik-titik bekam tersebut dan tunggu selama 5-10 menit.
  • Terapis mengangkat darah yang ada pada kop tersebut dan membersihkannya
  • Terapis mengoleskan minyak zaitun kembali pada bagian titik bekam dan sekitarnya
  • Terapis memijat area punggung atau titik bekam lainnya untuk melancarkan peredaran darah
  • Selesai
Kami menerima Bekam panggilan Bandung, Pijat Panggilan Bandung, untuk wilayah Bandung, Cimahi dan sekitarnya hubungi 085295035000

Ruqyah Panggilan Bandung Cimahi

Ruqyah Panggilan Bandung Raya dan Cimahi



Kami Menerima Ruqyah Panggilan Untuk Wilayah Bandung, Cimahi Dan Sekitarnya, Hubungi : 085295035000 (Telp / SMS / WA)
Kami Juga Menerima Terapi Panggilan Lainnya, diantaranya : Bekam Panggilan, Gurah Panggilan dan Pijat Panggilan.

[09:03, 8/10/2017] Bunga : Pak makasih banyak Allhamdulillah malam ini saya nggak insomnia, mimpi buruk, dan kebangun malam-malam lagi. Allhamdulillah bangun merasa seperti orang yang baru... Inshaa Allah mungkin nanti selasa pak bisa ambil jimatnya, saya langsung pulang ke cikampek nggak berani pulang ke kostsan pak.. maaf saya baru pertama kali di ruqyah pak jd maafin ya pak, barakallahu fiik pak.. do'akan saya soalnya tumben mama saya nelfon terus suruh saya pulang tadi pagi udah 2 kali

[09:04, 8/10/2017] Bunga : Perut nya biasanya pagi2 atau tengah malem jam 1 itu sakit atau mules ga puguh... tapi Allhamdulillah berkat izin Allah lewat bpk saya bisa tidur nyenyak dan hati lebih tenang...

Ungkapan itu di tulis oleh seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung bernama bunga (nama Samaran) yang di ruqyah karena merasakan sakit di perutnya dan tak kunjung sembuh. Akhirnya setelah di lakukan prosesi ruqyah bunga pun muntah darah. Berikut Cuplikan Videonya :










Minggu, 03 September 2017

PENGOBATAN HOMOSEX DI BANDUNG

Ruqyah Gay, Lesbi, LGBT, Di Bandung

Bisakah orang yang mengalami kelainan sex seperti gay dioabati dengan terapi ruqyah? Jawabannya tentu bisa, karena orang yang menderita homosex bukanlah taqdir melainkan disebabkan oleh gangguan jin. Ada orang yang beranggapan bahwa  penyakit suka sesama jenis adalah kodrat Ilahi yang tidak perlu disembuhkan. Tetapi anggapan itu tidaklah benar, karena Allah menciptakan manusia bukan untuk berbuat dosa, bukankah Allah telah berfirman dalam Al-Quran bahwa homosex itu perbuatan dosa?

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya. ‘Mengapa kalian mengerjakan perbuatan fahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelum kalian? ‘Sesungguhnya kalian (laki-laki) mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampui batas” [Al-A’raf/7: 80-81]

Dalam kisah kaum Nabi Luth ini tampak jelas penyimpangan mereka dari fitrah. Sampai-sampai ketika menjawab perkataan mereka, Nabi Luth mengatakan bahwa perbuatan mereka belum pernah dilakukan oleh kaum sebelumnya.
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ﴿٨٠﴾إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ
“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya. ‘Mengapa kalian mengerjakan perbuatan fahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelum kalian? ‘Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampui batas” [Al-A’raf/7: 80-81]
Dalam kisah kaum Nabi Luth ini tampak jelas penyimpangan mereka dari fitrah. Sampai-sampai ketika menjawab perkataan mereka, Nabi Luth mengatakan bahwa perbuatan mereka belum pernah dilakukan oleh kaum sebelumnya.


Sumber: https://almanhaj.or.id/2107-gay-lesbian-homoseksual.ht
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ﴿٨٠﴾إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ
“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya. ‘Mengapa kalian mengerjakan perbuatan fahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelum kalian? ‘Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampui batas” [Al-A’raf/7: 80-81]
Dalam kisah kaum Nabi Luth ini tampak jelas penyimpangan mereka dari fitrah. Sampai-sampai ketika menjawab perkataan mereka, Nabi Luth mengatakan bahwa perbuatan mereka belum pernah dilakukan oleh kaum sebelumnya.


Sumber: https://almanhaj.or.id/2107-gay-lesbian-homoseksual.html

Sabtu, 02 September 2017

Definisi Ruqyah

Kami Melayani Pengobatan Ruqyah Syariyyah dan Bekam   

Untuk Wilayah Bandung Dan Sekitarnya

Telp. / SMS / WA : 085295035000



PENGERTIAN RUQYAH 




Ruqyah menurut bahasa adalah bacaan atau mantra. Sedangkan menurut syariat islam, ruqyah adalah bacaan yang terdiri dari ayat al-Qur’an, asma’ul husna (nama-nama Allah Swt) dan do’a-doa yang dicontohkan nabi saw berdasarkan hadits yang shahih untuk memohon kepada  Allah  akan kesembuhan orang sakit.


Ruqyah atau Rukyah (Arab: رقية; Inggris: exorcism) adalah metode penyembuhan dengan cara membacakan sesuatu pada orang yang sakit akibat dari ‘ain (mata hasad), sengatan hewan,[1] bisa,[2][3] sihir,[4] rasa sakit,[5] gila, kerasukan dan gangguan jin.[6][7]

Pengertian ruqyah secara terminologi adalah al-‘udzah (sebuah perlindungan) yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan, dan yang lainnya.[8] Ruqyah terkadang disebut pula dengan ‘azimah (azimat). Fairuz Abadi berkata: “Yang dimaksud ‘azimah-‘azimah adalah ruqyah-ruqyah. Sedangkan ruqyah yaitu ayat-ayat Al-Qur`an yang dibacakan terhadap orang-orang yang terkena berbagai penyakit dengan mengharap kesembuhan.”[9]

Sedangkan makna ruqyah secara etimologi syariat adalah doa dan bacaan-bacaan yang mengandung permintaan tolong dan perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk mencegah atau mengobati bala dan penyakit. Terkadang doa atau bacaan itu disertai dengan sebuah tiupan dari mulut ke kedua telapak tangan atau anggota tubuh orang yang meruqyah atau yang diruqyah. Tentunya ruqyah yang paling utama adalah doa dan bacaan yang bersumber dari Al-Qur`an dan as-sunnah.[10]


PEMBAGIAN  RUQYAH


Dalam syariat Islam dikenal dua macam ruqyah, yaitu ruqyah syar'iyah dan ruqyah syirkiyah. Ruqyah syariyah yaitu ruqyah yang benar menurut syariat Islam diantaranya dengan cara membacakan ayat Al-Qur'an,[11][12] sebagaimana di antara nama surat Al-Fatihah adalah Ar-Ruqyah, meminta perlindungan kepada Allah, zikir dan doa dengan maksud menyembuhkan sakit.[13] Sedangkan Ruqyah Syirkiyah adalah yang biasa dipraktikkan para dukun. Ruqyah di kalangan para dukun dikenal dengan istilah jampi-jampi atau mantra.


BATASAN  RUQYAH


Ruqyah yang syar’i memiliki beberapa ketentuannya tertentu. Jika tidak memenuhi kriteria tersebut maka ruqyah tersebut tidak syar'i, yakni serupa dengan jampi-jampi yang dilakukan oleh para dukun. Kriteria ruqyah yang syar’i (yang sesuai syariat Islam) dijelaskan berikut ini:

  • Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an, do’a yang syar’i atau yang tidak bertentangan dengan do’a yang dituntunkan.
  • Menggunakan bahasa Arab kecuali jika tidak mampu menggunakannya.
  • Tidak bergantung pada ruqyah karena ruqyah hanyalah sebab yang dapat berpengaruh atau tidak.
  • Isi ruqyah jelas maknanya.
  • Tidak mengandung do’a atau permintaan kepada selain Allah (semisal kepada malaikat, jin, atau makhluk lainnya).
  • Tidak mengandung ungkapan yang diharamkan, seperti celaan.
  • Tidak menyaratkan orang yang diruqyah mesti dalam kondisi yang aneh seperti harus dalam keadaan junub, harus berada di kuburan, atau mesti dalam keadaan bernajis.[14].

Sebagaimana dinukil dari "Fathul Majid", Imam As-Suyuthi berkata, “Ruqyah itu dibolehkan jika memenuhi tiga syarat: Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an atau nama dan sifat Allah. Menggunakan bahasa Arab atau kalimat yang mempunyai makna (diketahui artinya). Harus yakin bahwa ruqyah dapat berpengaruh dengan izin Allah, bukan dari zat ruqyah itu sendiri.”

Dari kriteria-kriteria di atas dijadikan tolok ukur untuk dapat mengkategorikan mana praktik ruqyah yang benar dan mana yang menyimpang. Jika si pelaku menggunakan mantera-mantera yang tidak jelas maknanya, menggunakan do’a yang tidak dipahami, atau menyembuhkan dengan jalan memindahkan penyakit yang diderita ke hewan, maka hal seperti ini dikategorikan sebagai tindak perdukunan. Lebih terlarang lagi apabila di dalamnya menggunakan jampi-jampi yang jelas-jelas mengandung kesyirikan, meminta tolong pada jin, atau meminta agar kita menyembelih hewan tertentu untuk jin. Yang seperti ini jelas syirik. Ibnu Mas'ud radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa dia mendengar rasulullah S.A.W bersabda,

     إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

“Sesungguhnya mantra-mantra, jimat-jimat dan pelet adalah syirik.” [15]
    ”

Hadits ini menunjukkan akan adanya jampi-jampi atau mantra-mantra yang mengandung kesyirikan.

Bagi anda yang membutuhkan terapi ruqyah di bandung silahkan klik disini



Rujukan

  1.  "Dari Abu Sa’id Al-Khudri, bahwa ada sekelompok sahabat rasulullah S.A.W dahulu berada dalam perjalanan safar, lalu melewati suatu kampung Arab. Kala itu, mereka meminta untuk dijamu, namun penduduk kampung tersebut enggan untuk menjamu. Penduduk kampung tersebut lantas berkata pada para sahabat yang mampir, “Apakah di antara kalian ada yang bisa meruqyah karena pembesar kampung tersebut tersengat binatang atau terserang demam.” Di antara para sahabat lantas berkata, “Iya ada.” Lalu ia pun mendatangi pembesar tersebut dan ia meruqyahnya dengan membaca surat Al Fatihah, pembesar tersebut pun sembuh. (Hadits riwayat Bukhari no. 5736 dan Muslim no. 2201)
  2.  Dalam sebuah hadits diriwayatkan dari Aisyah, dia berkata bahwa: “Nabi S.A.W mengizinkan ruqyah dari sengatan semua hewan berbisa.” (Hadits riwayat. Al-Bukhari no. 5741 dan Muslim no. 2196).
  3.  Dari Jabir dia berkata: “Rasulullah S.A.W pernah melarang melakukan ruqyah. Lalu datang keluarga ‘Amru bin Hazm kepada dia seraya berkata; ‘Ya Rasulullah! Kami mempunyai cara ruqyah untuk gigitan kalajengking. Tetapi anda melarang melakukan ruqyah. Bagaimana itu? ‘ Lalu mereka peragakan cara ruqyah mereka di hadapan dia. Maka dia bersabda: ‘Ini tidak apa-apa. Barangsiapa di antara kalian yang bisa memberi manfaat kepada saudaranya maka hendaklah dia melakukannya.” (Hadits riwayat Muslim no. 4078).
  4.  a b Ibnu Hajar Al Asqalani menyatakan bahawa; “Yang dimaksudkan dengan ‘Al-Muawwizat’ adalah surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas.” (Fathul Bari 9/62).
  5.  Dipenghujung kehidupan rasulullah S.A.W dia dalam keadaan sakit. Dia meruqyah dirinya dengan membaca Al-Mu’awwidzat, ketika sakitnya semakin parah, maka Aisyah yang membacakan ruqyah dengan Al-Mu’awwidzat tersebut. (Hadits riwayat Al Bukhari no. 4085 dan Muslim no. 2195).
  6.  Dari Abu Said bahwa rasulullah S.A.W dahulu senantiasa berlindung dari pengaruh mata jin dan manusia, ketika turun dua surat tersebut, Dia mengganti dengan keduanya dan meninggalkan yang lainnya” (Hadits riwayat At-Tirmidzi).
  7.  Hadits riwayat At Tirmidzi no. 1984, dari shahabat Abu Sa’id.
  8.  An-Nihayah fi Gharibil Hadits karya Ibnul Atsir 3/254.
  9.  Al-Qamus Al-Muhith pada materi AZM.
  10.  Ar-Ruqa wa Ahkamuha oleh Salim Al-Jaza`iri; karya Shalih bin Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh, hal. 4-5
  11.  Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an Surah Fushilat: 44. "...Katakanlah: "Al-Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin...." http://quran.com/41/44
  12.  Juga pada Surah Al-Isra': 82, "...dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman..." http://quran.com/17/82.
  13.  http://www.assimalhakeem.net/node/5883.
  14.  Fatawal ‘Ulama fii ‘Ilaajus Sihr wal Mass wal ‘Ain wal Jaan, hal. 310
  15.  Hadits riwayat Abu Daud no. 3883, Ibnu Majah no. 3530 dan Ahmad 1: 381.

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Ruqyah